RANGKUMAN KAJIAN SABTU MALAM, 21 Oktober 2017/02 Shafar 1439H


Kitab Siyarus Salikin dan Ihya 'Ulumuddin
Pesantren Akmaliah Salafiah
Sabtu, 21 Oktober 2017/02 Shafar 1439H

________________

Untuk menuju kepada Allah SWT syaratnya sama seperti syarat untuk menuju rumah Allah SWT. Orang yang benar benar mengabdi kepada Allah SWT/Ahlut Thoriqin/ Salikin bahkan seluruh umat pada hakekatnya semua sedang berjalan menuju kepada Allah SWT. Berjalan menuju Allah SWT melalui linta waktu dimana saat tertentu kita akan dipaksa menemui/berjumpa dengan Allah SWT yaitu dengan habisnya masa hidup kita di dunia. Berjumpa dengan Allah SWT dapat melalui rahmat Allah SWT atau murka Allah SWT. Orang yang berjumpa dengan Allah SWT dengan murka-Nya maka meninggalnya su'ul khotimah. Adapula yang berjumpa dengan Allah SWT dengan rahmat-Nya yaitu mereka yang hidup di dunia dengan mengabdi, istiqomah menuju kepada Allah SWT dan tidak melulu melawan hawa nafsunya. Jadi hakekatnya kalian mau atau tidak tetap akan menuju kepada Allah SWT. Jadi, daripada kalian menuju Allah SWT dengan murka Allah SWT maka tatalah diri kalian agar menuju kepada Allah SWT dengan cara mengabdi kepad-Nya hingga mendapatkan rahmat dan ridho-Nya.

Selengkapnya

Rangkuman Kajian Jum'at, 06 Oktober 2017/17 Muharam 1439H

Kitab Syarah Al-Hikam (Syaikh Ibnu Athoillah)
Pesantren Akmaliah Salafiah 
Jum'at, 6 Oktober 2017/17 Muharam 1439H

_______________

Pembahasan pada minggu lalu ialah sebahagian dari kesempurnaan nikmat itu manakala kalian mendapatkan rizki yang cukup, berlimpah berkah dan rizki itu tidak membawa kalian untuk melakukan perbuatan perbuatan dosa (Hikam Nomor 227). Itulah nikmat yang sempurna. Tidak ada artinya keberkahan atau berlimpahnya rizki yang ternyata membawa kesesatan diri kalian. Tidak sedikit orang yang mendapatkan kenikmatan kenikmatan namun justru bertambah jauh dari Allah SWT karena terbawa arus oleh rizkinya itu. Banyak orang yang kaya raya namun tidak tersentuh oleh agama. Banyak orang yang memangku jabatan namun lupa akan nilai nilai agama. Banyak orang yang tersanjung akan kemegahannya namun mengabaikan agamanya. Oleh karenanya saat kalian mendapatkan limpahan rizki dari Allah SWT kemudian bertambah dekat dengan Allah SWT bahwa rizki itu dijadikan alat untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT itu adalah kenikmatan yang sempurna. Yang kasihan ialah orang yang mendapatkan rizki namun justru rizkinya yang menyeret dirinya kepada kenistaan.

Selengkapnya