Perkenan Doa

اِجْتِهَادُكَ فِيْمَا ضُمِنَ لَكَ وَتَقْصِيْرُكَ فِيْمَا طُلِبَ مِنْكَ دَلِيْلٌ عَلَى انْطِمَاسِ الْبَصِيْرَ ةِ مِنْكَ.

“Semangatmu untuk mencapai sesuatu yang telah dijamin pasti akan sampai kepadamu dengan cara melalaikan kewajiban-kewajiban yang telah diamanatkan kepadamu, membuktikan buta mata hatimu”.

Selengkapnya

Ma'rifah Sebagai Puncak Tujuan

اِذَا فَتَحَ لَكَ وِجْهَةٌ مِنَ التَّعَرُّفِ فَلاَ تُبَالِ مَعَهَا اِنْ قَلَّ عَمَلُكَ فَاِنَّهُ مَا فَتَحَهَا لَكَ ا ِلاَّ وَهُوَ يُرِيْدُ اَنْ يَتَعَرَّفَ ا ِلَيْكَ اَلَمْ تَعْلَمْ اَنَّ التَّعَرَّفُ هُوَ مُوْرِدُهُ عَلَيْكَ وَ اْلاَ عْمَالُ اَنْتَ مُهْدِيْهَا اِلَيْهِ و َاَيْنَ مَا تَهْدِيْهِ اِلَيْهِ مَمَّا هُوَ مُوْرِدُهُ عَلَيْكَ.

“Apabila Tuhan membukakan bagimu suatu jalan untuk ma'rifah, maka jangan menghiraukan soal amalmu yang sedikit, sebab Tuhan tidak membukakan bagimu, melainkan Dia akan memperkenalkan diri kepadamu. Tidakkah kau ketahui bahwa ma'rifah itu semata-mata pemberian karunia Allah kepadamu, sedang amal perbuatanmu hadiah dari padamu, maka di manakah letak perbandingannya antara hadiah dengan pemberian karunia Allah kepadamu?”

Selengkapnya

Anugerah Niat dan Ikhlas

تَنَوَّعَتْ ا َجْـنَاسُ ا ْلاَ عْمَالِ لِتَنَـوُّعِ وَارِدَاتِ اْلاَ حْـوَ الِ اْلاَ عْمَالُ صُـوَرٌ قـَائِـمَةٌ وَاَرْوَا حُـهَا وُجُوْدُ سِـرِّ اْلاِخْـلاَ صِ فِـيْهَا

"Beraneka warna jenis amal perbuatan, karena beragam pula warid dan ahwal. Bermacam amal ibadah itu, menjadi wujud rupa yang berdiri tegak, sedang ruhnya ialah terdapat rahasia ikhlas di dalamnya.”

Warid merupakan karunia Allah. Dan Warid adalah sebuah proses yang kemudian berkembang menjadi ahwal dalam diri seorang hamba. Warid pula yang mendorong perilaku seseorang melakukan perbuatan mahmudah (terpuji), dalam bentuk amal saleh yang disebut ahwal. Dan contoh ahwal adalah berbagai ibadah ritual dan sosial.

Selengkapnya

Benih Ikhlas

إِدْفِنْ وُجُـوْدَكَ في اَرْضِ اْلخُـمُوْلِ فَمَانَبَتَ مِمَّالَمْ يُدْفَنْ لاَ يًتِمَّ نَتَائِجُـهُ

"Tanamkan wujudmu (dirimu) di dalam bumi yang tersembunyi (rendah diri), sebab setiap yang tumbuh tanpa ditanam itu hasilnya tidak sempurna”.

Selengkapnya

Hakikat Uzlah

مَا نَفَعَ قَلْبَ شَيئٌ مِثْلَ عُزْلَةٍ يَدْ خُلُ بِهَا مِيْدَانُ فِكْرَةٍ

"Tidak ada sesuatu yang dapat memberi manfaat pada hati seseorang hanyalah uzlah (mengasingkan diri). Sebab dengan adanya uzlah itu (manusia) bisa berpikir secara luas".

Selengkapnya