22 Feb 18 | by Mursyid Akmaliah 9 orang Kalam Hikmah

KALAM HIKMAH, 22 February 2018/06 Jumadits Tsani 1439H

Apapun yang engkau cari di dunia ini adalah sesuatu yang akan musnah, kecuali engkau mendapatkan cinta kasih ilahi robby, karena cinta kasih-Nya sepanjang masa alam semesta. Mari kita bersolek, semoga dengan memperindah ruhaniah, kita mendapat perhatian-Nya dan bersimbah cinta kasih-Nya yang kekal abadi.

Selengkapnya

TANYA JAWAB GROUP PAS MUNASSIQ LUAR JABODETABEK - Jumat, 16 February 2018/30 Jumadil Awal 1439H

TANYA JAWAB GROUP PAS MUNASSIQ LUAR JABODETABEK
Hari         : Jumat,
Tanggal  : 16 February 2018/30 Jumadil Awal 1439H

 

SALIKAH
Mohon penjelasan Bapak mengenai : 
1. Ketika mendapatkan ujianNYA berupa masalah dalam hal finansial yg terkadang membuat hati kurang sabar ketika dihadapkan dengan masalah baru semisal didzalimi orang lain sehingga memicu kemarahan dihati kepada orang yang mendzalimi sehingga tersirat di dalam hati permohonan doa semoga orang yang mendzalimi itu diberikan balasan oleh Allah. Kemudian beberapa saat kemudian sadar dan teringat fatwa-fatwa Bapak kemudian segera beristighfar dan mengembalikan lagi semua masalah hidup dalam kehidupan itu adalah ujian yang datangnya dari Allah dan beristighfar dan menangis mohon ampunannya karena telah menuruti nafsu ghadab dan kejadian yang sama selalu terjadi (timbul kemarahan ketika di dzalimi orang) selalu berulangulang terlintas doa agar orang tersebut diberikan balasan oleh Allah kemudian menyesal dan istighfar kembali setelah bbrp saat. apakah itu disebut tobat sambal ya Bapak? Apakah tobat sambal yg spt itu termasuk tobat yg sia-sia karena selalu terulang ketika hati dikuasai nafsu ghadab?
2. Bagaimana cara agar hati selalu qanaah dan bersabar ketika dihadapkan dengan rasa jengkel dan marah disaat didzalimi orang yang sama padahal sebelumnya orang tersebut selalu saya maafkan meski orang tersebut tidak meminta maaf dan berusaha untuk bersabar menghadapi orang tersebut tapi orang itu selalu dan selalu mendzalimi kami Bapak...

Selengkapnya
11 Feb 18 | by Hanifatun Hasanah 9 orang Khutbah

RANGKUMAN KHUTBAH JUM'AT MURSYID AKMALIAH, 09 Februari 2018 / 24 Jumadil Awal 1439H

RANGKUMAN KHUTBAH JUM'AT MURSYID AKMALIAH
Pesantren Akmaliah Salafiah
Jumat, 09 Februari 2018 / 24 Jumadil Awal 1439H
_______________

 

Mari kita kembali instropeksi ke dalam diri kita dimana kita adalah di tugaskan oleh Allah SWT di muka bumi ini sebagai kholifah dan juga sekaligus ada batasnya ialag disebut ajal.

Di dalam rahim seorang Ibu saat masih dalam bentuk janin sekitar umur 4 bulan Allah mengutus malaikat dimana malaikat itu mencatat perjalanan hidup kita sekaligus menjadi skenario takdir kehidupan atau ditetapkannya 4 perkara yaitu rejeki, ajal, amal dan hidup bahagia atau menderita. Dengan kata lain semua perjalanan hidup kita telah di tetapkan oleh Allah.

Selengkapnya

Kitab Hikam Ibnu Athaillaah, 07 Juni 2013/28 Rajab 1434H

Anak-anakku, dalam menuju kepada Allah SWT, jangan suka menengok ke kiri dan ke kanan terlebih lagi ke belakang. Begitu pula dalam menuju sesuatu yang hendak kalian raih jangan menengok ke kanan dan ke kiri terlebih ke belakang karena kalian tidak akan sampai pada tujuan kalian. Kalian harus fokus menuju apa yang akan kalian tuju. Menengok ke kiri maksudnya ialah jangan kalian menengok gemerlapnya dunia karena kalian akan terpesona dan berhenti karenanya. Menengok ke kanan maksudnya ialah menengok wilayah fiqih, misalnya kalian akan dikecam bid’ah karena melakukan misal thoriqoh dengan zikiran kemudian karena kalian dikatakan sesat lalu kalian berhenti. Menengok ke belakang maksudnya ialah kalian melihat masa lalu kalian yang bergelimang maksiat/lahir bukan dari keturunan arifin billah yang akhirnya menyebabkan kalian berhenti. Jalanlah terus menuju kepada Allah SWT karena jika Allah SWT menghendaki maka jadilah. Percayalah kepada takdir Allah SWT. Nabi Ibrahim as lahir dari seorang Bapak yang ahli berhala, sedangkan anak dari Nabi Nuh as (An’am) masuk neraka."
Nasehat Mursyid saat mengkaji Kitab Syarah Al-Hikam (Syaikh Ibnu Athoillah)
Jumat, 07 Juni 2013/28 Rajab 1434H
Selengkapnya

RANGKUMAN TAUSYIAH MURSYID, 21 September 2017/01 Muharam 1439 H

RANGKUMAN TAUSYIAH MURSYID
DI TAHUN BARU ISLAM 1439H
Pesantren Akmaliah Salafiah
Kamis, 21 September 2017/1 Muharam 1439 H/Ba'da Shalat Subuh berjamaah.


Bapak ingin mempertegas dan menjelaskan bahwa kalian adalah anak anak ruhaniaku semuanya yang berarti menjadi tanggung jawab Bapak baik di dunia maupun akhirat. Tanggung jawab orang tua ruhaniah itu sangat berat sebagaimana tanggung jawab orang tua lahiriah kepada anak anaknya mulai dari memfasilitasi segala apa saja karena merupakan amanat dari Allah SWT hingga pendidikan termasuk mengenai pemahaman sosial budaya hingga akhlaq. Begitu juga orang tua ruhaniah yang juga menanggungjawabi bukan sebatas duniawi untuk menghapuskan segala noda dosa tetapi juga pertanggungjawabannya sampai ke akhirat.

Selengkapnya