09 Jul 19 | by Hani Hizboel Munassiq

KERJA BAKTI RUTIN PESANTREN AKMALIAH

Dalam rangka merawat gedung Pesantren Akmaliah Salafiah kegiatan rutin kerja bakti mulai diadakan kembali. Pada Ahad ini, 30 Juli 2019 dilakukan oleh Munassiq KDW bersama dengan Ikatan Remaja Akmaliah (IKRA). dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB. 

Kerja bakti ini merupakan kegiatan rutin dilingkungan Pesantren Akmaliah Salafiah. “Masing-masing munassiq mendapatkan jadwal Kerja Bakti yang dilakukan bergilirian setiap hari Ahad. Alhamdulillah niat baik tersebut disambut hangat oleh tim Orgajam dan seluruh salikin di setiap munassiq”, ungkap Ketua PAS Bapak Rinto Dwi Sumarno. 

Pada Ahad ini, salikin Munassiq KDW yang terdiri dari  Mashudi, Hermawan, Syafei, Sukandar, Ishak, Imam, Erwan, Sikun, Sukandar belly, Fadhlan, Roni dan anggota IKRA yang terdiri dari Yandi, Anwar, Ghany, Iim, Hadi, Zikri, Abil, Akbar, Hakim, Dira, Syifa, Hana, Isma terlihat sangat kompak dan semangat dalam menjalankan amanah untuk membersihkan lingkungan Pesantren Akmaliah Salafiah. Hal tersebut selaras dengan pernyataan dari Ketua Munassiq KDW Bapak Hudi “Kami senang dan semangat banget membersihkan gedung Akmaliah”

“Alhamdulillah lancar jaya kerja baktinya dan saling berbagi tugas antara Munassiq KDW dan IKRA. Kami yang muda-muda juga sampai mengumpulkan (menyimpan) handphone sebelum mulai kerja bakti agar lebih fokus kerja baktinya”, lanjut Yandi Haris salah satu anggota IKRA.

Wakil ketua Munassiq KDW menjelaskan tentang pembagian tugas kerja bakti, “11 orang salikin perwakilan dari munassiq KDW membersihkan kamar mandi laki-laki dan kamar mandi perempuan, membersihkan area tempat wudhu laki-laki dan perempuan, membersihkan pelataran dan area depan tempat wudhu dan membersihkan tangga masuk utama majelis hakekat. Sedangkan 13 orang salikin dan salikah perwakilan dari IKRA membersihkan karpet majelis hakekat, membersihkan lantai majelis hakekat dan membersihkan kipas angin majelis hakekat”. 

Dengan adanya kerja bakti ini Ketua Munassiq KDW berharap agar sesama salikin bisa lebih kompak dan tambah guyup. Dan Yandi Haris pun sebagai perwakilan dari IKRA berharap agar kita semua mempunyai rasa memiliki Pesantren Akmaliah Salafiah dan menganggap Pesantren Akmaliah Salafiah adalah rumah kedua bagi kita semua sehingga selalu ada rasa menjaga Pesantren Akmaliah Salafiah sampai akhir hayat dan berharap ridho dari Bapak dan pastinya menjadi penerus bagian dari Pesantren Akmaliah Salafiah.

09 Jul 19 | by Hani Hizboel Event Khusus

HALAL BIL HALAL & DIMULIANYA KEMBALI KAJIAN RUTIN ILMU TAUHID & HAKEKAT PESANTREAN AKMALIAH SALAFIAH

Setelah berhenti sejenak (tawaquf) untuk memasuki bulan Ramadhan 1440H pada tanggal 20 April 2019 yang lalu, Bersamaan dengan Halal Bil Halal menandai dimulainya kembali kajian rutin Ilmu Tauhid dan Hakekat di Pesantren Akmaliah Salafiah (PAS), dengan mengkaji kitab Hikam Ibnu Atho’illah pada malam Sabtu (MASA) tanggal 21 Juni 2019.

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa jadwal kajian ilmu tauhid dan hakekat di Pesantren Akmaliah Salafiah adalah seminggu tiga kali dalam sepekan. Pertama, Kajian Kitab Ihya ‘Ulumuddin setiap Senja Ahad (SEHAD) yang diawali dengan shalat magrib berjamaah dan diakhiri dengan shalat isya berjamaah. Kemudian kajian kitab Hikam Ibnu Atho’illah setiap Malam Sabtu (MASA) yang dimulai pukul 21.00 wib sampai dengan 22.00 wib. Sedangkan Kajian kitab Ad-Durrun Nafis setiap Selasa Malam (SEMA) yang juga dimulai pukul 21.00 wib sampai dengan 22.00 wib. 

“Alhamdulillah kajian di Pesantren Akmaliah Salafiah (PAS) sudah mulai kembali, rindu sekali rasanya tidak mengkaji selama hampir 2 bulan. Dan jika ada yang tertarik ingin mengikuti kajian di PAS bisa memulainya dengan mengkaji di SENJA AHAD dan jika nanti sudah istiqomah 7 kali berturut-turut bisa mendapatkan Kartu Tanda Salikin (KTS)”, ujar Ketua PAS Bapak Rinto Dwi Sumarno.

Insya Allah semoga kita semua bisa terus istiqomah dalam mengkaji ilmu-ilmu yang telah dihidangkan oleh Allah SWT. Dan sebagaimana pesan Mursyid Akmaliah saat kajian MASA yang lalu bahwa menanamkan iman dalam belajar itu penting, jangan menentang dan menanyakan hal yang belum diizinkan oleh Mursyidnya. Jaga hati dan sikap dalam menuju kepada Allah SWT. “Intinya pasrahkan sepenuhnya kepada Mursyid dan yang terpenting ialah percaya/iman kepada Mursyid kalian”, tegas Mursyid Akmaliah CM Hizboel Wathony


RAPAT KERJA NASIONAL 2019 PESANTREN AKMALIAH SALAFIAH

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2019 Pesantren Akmaliah Salafiah dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 05-07 April 2019 di Majelis Hakekat Pesantren Akmaliah Salafiah dengan dihadiri oleh 116 orang pengurus Pesantren Akmaliah dari Jabodetabek maupun luar Jabodetabek.

Agenda Pokok Rakernas Kali ini membahas mengenai laporan kinerja pengurus Munassiq Jabodetabek dan Luar Jabodetabek dan Baitul Mal (BM PAS)

Secara umum seluruh Munassiq sudah menjalankan fungsinya dengan baik, program-program kerja baik dari pengurus pusat pesantren maupun kegiatan Munassiq lainnya sudah dilaksanakan oleh Pengurus Munassiq, untuk meningkatkan Kinerja dan efektifitas kegiatan, beberapa Munassiq dilakukan reorganisasi dan atau perubahan pengurus.

Dalam pembahasan Baitul Mal (BM PAS), seluruh pengurus Munassiq berkomitmen untuk meningkatkan Shodaqoh Jariah dari Jemaah untuk dikelola oleh BM PAS, serta melakukan konsolidasi untuk perbaikan data jemaah yang terkait dengan keanggotaan BM PAS.