24 Mei 18 | by Mursyid Akmaliah 9 orang Kalam Hikmah

KALAM HIKMAH, 24 Mei 2018/08 Ramadhan 1439H

Kehidupan dunia itu seperti permainan yang memperdayakan dan juga bisa disebut bagai mimpi. Oleh sebab itu, jangan sampai tertipu oleh mimpi-mimpimu yang akan memperdayamu hingga menjadikannya sebagai Tuhan selain Allah.

Selengkapnya

TANYA JAWAB GROUP PAS SALSHA - Selasa, 22 Mei 2018/06 Ramadhan 1439H

TANYA JAWAB GROUP PAS SALSHA
Hari         : Selasa,
Tanggal  : 22 Mei 2018/6 Ramadhan 1439H

 

SALIKAH
Bapak, sakit yg saya rasakan tak kunjung sembuh. Berdosakan saya jika ketika berdo'a dengan meratap “dosa dan salah apakah saya Allah”?

MURSYID
Tidak ada dosa bagimu dan seharusnya memang kamu meratapi dengan doa-doa agar mendapat kesembuhan, yang harus kamu yakini bahwa penyakit seseorang itu bukan karena dosa tapi Allah sedang mengujinya karena hendak memberikan hadiah keberkahan bagi siapa saja yang sabar menghadapi ujian tersebut.

_____________

SALIKAH
Bapak, kalau puasa lalu gosok gigi, bagaimaba hukumnya?

MURSYID
Gosok gigi tidak membatalkan puasa, Bapak anjurkan bagi kalian semua yang berpuasa tetap gosok gigi tak mengapa, terlebih bagi orang yang kontak langsung dengan orang lain dan banyak pembicaraan. Memang bau mulut orang yang berpuasa itu wangi bagai kesturi di sisi Allah. Ingat kalimat tersebut DI SISI ALLAH bukan DI SISI MANUSIA.

_____________

SALIKAH
Terkait tentang kafiat salikin. Insya Allah saya selalu belajar agar selalu dpt istiqomah melaksanakan kafiat salikin.
Saya melaksakannya,setiap subuh membaca doa nabi sulaiman sebanyak 7X. Sedang selainnya 4 fardzu kafiat bpk.
Apakah sudah benar cara ini Bapak?

Sedang untuk puji harinya. Yg saya hitung sebanyak 2000,sehabis itu saya lanjutkan tanpa menghitung hingga sholat ashar dan itu saya lakukan hanya dalam hati dan dalam keadaan aktifitas.

Di sini sebenarnya untuk batas waktu puji hari jam berapa? Dan apakah wanita yg sedang haid tetap di perbolehkan untuk puji hari? 

MURSYID
Sudah bagus dan lanjutkan, hanya shubuh tetap menjalankan kaifiat setelah selesai doa sulaiman 7x. Lanjutkan puji harimu sudah bagus dan boleh di dalam hati, batasnya ialah waktu maghrib, setelah shalat maghrib baru gantu zikir puji hari berikutnya sesuai dengan harinya. Boleh bagi kaum wanita yang sedang haid berzikir, baik dizaharkan atau sembunyi di dalam hati.

_____________

SALIKAH
Bapak, mohon penjelasan mengenai :
1. Kata teman suami saya yg sudah lama di akmaliah katanya kalau wnita yang sedang haid /mentruasi di bulan Ramadhan boleh puasa dan nantinya tidak mengkodho puasanya, apakah itu benar bapak?
2. Ibu saya itu menceritakan kepada saya tentang kelakuan bapak saya yang dulunya telah menelantarkan, menyakiti dan tidak adil pd ibu sya sehingga timbul pada saya rasa benci pada Bapak saya. Tetapi semnjak saya mengaji di akmaliah dan mendengar urain bapak " bahwa sejahat/sebejat apapun orang tua kita kita harus menghormti dan menyaynginya" dan atas hidyah dan rahmt Allah SWT rasa benci saya hilang, yg ingin sya tnyakan bapak, bagaimana agar saya tidak terpengaruh dengan cerita ibu sya dan tetap menyayngi ke2 orng tua sya aplgi skrng bapk sdh tua dan skit2n sya dan ibu sya yg hrus mrwat? mhon bimbingnya bapak....

MURSYID
1. Siapa nama teman suamimu..? Sampaikan padanya, salah besar dan harus minta maaf dia kepada Pengurus Akmaliah atau Mursyid Akmaliah, karena menyebarkan yang tidak diajarkan di Akmaliah yang sesuai dengan syari'at Islam yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Wanita Haid itu tetap HARAM BERPUASA dan HARAM juga melakukan ibadah ritual lainnya yang wajib suci lahir batin.
2. Subhanallah, semoga hatimu tetap lurus di jalan yang diridhoi Allah. Tentang cerita ibumu, bila sedang mengulang ceritanya, kamu boleh menegurnya dengan santun, kalau tidak bisa cukup kamu berdoa dan lanjutkan kamu pamit untuk melakukan apa saja agar menjauh dari Ibumu, nanti saat sudah tidak cerita kamu boleh mendekat lagi. Amalkan ilmu tauhid dan hakikat yang telah kamu terima, perbanyak zikir dan ingat bahwa kamu tidak akan sampai kedunia tanpa ada keduanya..

_____________

SALIKAH
Bapak, di dalam bulan ramadhan ini banyak sekali yang mengirimkan gambar2 makanan atau minuman untuk sekedar bercandaan di grup atau social media.. itu hukumnya bagaiamana Bapak? Apakah dosa dan tidak boleh atau tidak apa apa? Mohon bimbingan dan penjelasannya Bapak.

MURSYID
Tergantung niatannya, kalau sifatnya sengaja ingin menggodanya itu hukumnya HARAM dan DOSA, kalau niatnya becanta itu namanya TUSYRIFU (berlebihan) dan kalau diteruskan menjadi HARAM serta dosa..

_____________

SALIKAH
saya kadang gemes sama suami klau ada wkt sholat ga ngajak anaknya sholat sholat sendiriyg ngingetin sholat saya terus padahal anaknya itu klau di suruh ayahnya nurut klau di suruh saya suka bilang ntar. Anak saya kelas 3 smp. Bagaimana sikap saya seharusnya Bapak?

MURSYID
Gemesmu itu beralasan dan tidak berdosa.. Nah, saat kamu mengingatkan suamimu shalat, sekalian ingetin agar selalu mengajak anaknya untuk shalat. Atau kamu dengan suara agak keras dikit seperti: SANA NAK, SHALAT BERSAMA BAPAKMU..

_____________

SALIKAH
Bapak mohon izin bertanya tentang Tausyiah Sholat dn zikir tak ada manfaatnya jika mentelantarkn keluarga maksudnya bagaimana? 

MURSYID
Bagi kaum laki-laki yang ibadah melulu malas untuk usaha dan ikhtiar guna menafkahi anak istri yang menjadi tanggungjawabnya.

_____________

SALIKAH
Bapak, apakah saya termasuk golongan orang sok tau, kalau ada saudara/teman yang sakit lalu saya berikan solusi biar tidak banyak mengeluh, saya sarankan untuk banyak beribadah, shalat, zikir dan sodagoh, insya Allah bisa sbg obat, atau minimal meringankan sakitnya.

MURSYID
Sudah bagus dakwahmu dan seharusnya seperti itu.

_____________

SALIKAH
Bapak, Shalat Taraweh dimesjid2 kadang ada yg 23rakaat. Pas 8rakaat banyak jamaah yg sudahan. Dan shalat witir 3rakaat katanya dirumah. Bagaimana hukumnya Bapak, apa memang boleh?

MURSYID
Iya nggak papa bagi mereka karena ilmunya baru sampai disitu. Salat taraweh kan sunnah dan witir juga sunnah, bahkan tidak melaksanakan juga tidak berdosa..

_____________


Narasumber : Mursyid Akmaliah
Dirangkum oleh : Himmah Hizboel

Selengkapnya

Group PAS SEHAD (Kajian Kitab Siyarus Salikin dan Ihya ‘Ulumuddin) - Senin, 16 April 2018/29 Rajab 1439H

Jangan kamu jadikan ibadah hanya untuk sekedar meraih rezeki, pangkat atau berbagai kesenangan dunia, karena semua itu tanpa harus ibadahpun Allah SWT akan memeberikannya sebagai bentuk wujud sifat Allah SWT yang Maha Pemurah, lihat kamu disana banyak orang yang ingkar pada Allah SWT bahkan orang kafir sekalipun tetap diberikan rezekinya melalui proses usaha dan ikhtiar yang sangat kuat dan istiqomah. Tapi bagi mereka itu hanya kesenangan dunia dan tidak membawa berkah dalam kehidupan serta tidak bermanfaat untuk keselamatan dunia akhirat. Berbeda dengan rezekinya orang-orang yang ahli ibadah, walau sedikit sekalipun tetap membawa berkah, rahmat dan manfaat untuk di dunia serta selamat di akhirat.
Nasehat Mursyid saat tanya jawab di Group PAS SEHAD (Kajian Kitab Siyarus Salikin dan Ihya ‘Ulumuddin)
Senin, 16 April 2018/29 Rajab 1439H
Selengkapnya
11 Feb 18 | by Hanifatun Hasanah 9 orang Khutbah

RANGKUMAN KHUTBAH JUM'AT MURSYID AKMALIAH, 09 Februari 2018 / 24 Jumadil Awal 1439H

RANGKUMAN KHUTBAH JUM'AT MURSYID AKMALIAH
Pesantren Akmaliah Salafiah
Jumat, 09 Februari 2018 / 24 Jumadil Awal 1439H
_______________

 

Mari kita kembali instropeksi ke dalam diri kita dimana kita adalah di tugaskan oleh Allah SWT di muka bumi ini sebagai kholifah dan juga sekaligus ada batasnya ialag disebut ajal.

Di dalam rahim seorang Ibu saat masih dalam bentuk janin sekitar umur 4 bulan Allah mengutus malaikat dimana malaikat itu mencatat perjalanan hidup kita sekaligus menjadi skenario takdir kehidupan atau ditetapkannya 4 perkara yaitu rejeki, ajal, amal dan hidup bahagia atau menderita. Dengan kata lain semua perjalanan hidup kita telah di tetapkan oleh Allah.

Selengkapnya

RANGKUMAN TAUSYIAH MURSYID, 21 September 2017/01 Muharam 1439 H

RANGKUMAN TAUSYIAH MURSYID
DI TAHUN BARU ISLAM 1439H
Pesantren Akmaliah Salafiah
Kamis, 21 September 2017/1 Muharam 1439 H/Ba'da Shalat Subuh berjamaah.


Bapak ingin mempertegas dan menjelaskan bahwa kalian adalah anak anak ruhaniaku semuanya yang berarti menjadi tanggung jawab Bapak baik di dunia maupun akhirat. Tanggung jawab orang tua ruhaniah itu sangat berat sebagaimana tanggung jawab orang tua lahiriah kepada anak anaknya mulai dari memfasilitasi segala apa saja karena merupakan amanat dari Allah SWT hingga pendidikan termasuk mengenai pemahaman sosial budaya hingga akhlaq. Begitu juga orang tua ruhaniah yang juga menanggungjawabi bukan sebatas duniawi untuk menghapuskan segala noda dosa tetapi juga pertanggungjawabannya sampai ke akhirat.

Selengkapnya