TANYA JAWAB GROUP PAS MUNASSIQ LUAR JABODETABEK - Jumat, 16 February 2018/30 Jumadil Awal 1439H


Jumat , 16 Februari 2018


TANYA JAWAB GROUP PAS MUNASSIQ LUAR JABODETABEK
Hari         : Jumat,
Tanggal  : 16 February 2018/30 Jumadil Awal 1439H

 

SALIKAH
Mohon penjelasan Bapak mengenai : 
1. Ketika mendapatkan ujianNYA berupa masalah dalam hal finansial yg terkadang membuat hati kurang sabar ketika dihadapkan dengan masalah baru semisal didzalimi orang lain sehingga memicu kemarahan dihati kepada orang yang mendzalimi sehingga tersirat di dalam hati permohonan doa semoga orang yang mendzalimi itu diberikan balasan oleh Allah. Kemudian beberapa saat kemudian sadar dan teringat fatwa-fatwa Bapak kemudian segera beristighfar dan mengembalikan lagi semua masalah hidup dalam kehidupan itu adalah ujian yang datangnya dari Allah dan beristighfar dan menangis mohon ampunannya karena telah menuruti nafsu ghadab dan kejadian yang sama selalu terjadi (timbul kemarahan ketika di dzalimi orang) selalu berulangulang terlintas doa agar orang tersebut diberikan balasan oleh Allah kemudian menyesal dan istighfar kembali setelah bbrp saat. apakah itu disebut tobat sambal ya Bapak? Apakah tobat sambal yg spt itu termasuk tobat yg sia-sia karena selalu terulang ketika hati dikuasai nafsu ghadab?
2. Bagaimana cara agar hati selalu qanaah dan bersabar ketika dihadapkan dengan rasa jengkel dan marah disaat didzalimi orang yang sama padahal sebelumnya orang tersebut selalu saya maafkan meski orang tersebut tidak meminta maaf dan berusaha untuk bersabar menghadapi orang tersebut tapi orang itu selalu dan selalu mendzalimi kami Bapak...

MURSYID
1. Bukan, tapi posisimu sedang berada di nafsu lawwamah ولاأقسم بالنفس اللوّامة "dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali dirinya sendiri." (QS.75:2). Jadi, kondisimu layaknya seorang yang sedang berperang dengan hawa nafsunya, dalam peperangan terkadang kalah dan terkadang menang itu sangat manusiawi, yang penting terus berjuang jangan sampai ada rasa jenuh alias MALAL
2. Hanya dengan mengamalkan ilmu tauhid dan hakikat yang telah kamu terima semua gejolak yang ada di dalam jiwamu akan reda dan sifat-sifat nafsu yang sedang reaksi akan sirna. Percayalah, bahwa dengan izin Allah kamu itu bisa mengalahkan gejolak nafsu yang ada dalam dirimu. CATATAN: Selama gejolah itu hanya di dalam dirimu dan tidak sampai dizaharkan itu masih dima'fukan dan kamu termasuk menang dalam peperangan, walau tidak mutlak kemenanganmu tapi masuk nominasi orang-orang yang disebut oleh Allah "Meraka itulah yang mendapat shalawat dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." QS. 2:157

SALIKAH
Bapak, Apakah seorang yang ahli ibadah  nilainya sama dengan orang yang mengabdi membersihkan masjid ataupun majlis?

MURSYID
Maksudnya orang yang merawat dan membersihkan Masjid atau tempat-tempat ibadah itu nilainya sama dengan orang-orang yang ahli ibadah.?! Jawabnya, Iya sama bahkan lebih mulia lagi bila di dalam hatinya benar-benar niat mengabdi hanya pada Allah tanpa ada harapan apapun dari manusia.

SALIKIN
Bapak, Harus bagai mana sikap dan tindakan seorang istri dalam menghadapi suami yang suka selingkuh bahkan sampai punya anak dengan perempuan lain bapak? Mohon petunjuk serta bimbingan bapak.

MURSYID
Jika seorang istri menemui suaminya berbuat maksiat (selingkuh/berarti belum nikah dengan orang lain), langkah pertama ialah memaafkannya, kedua menasehati untuk kembali kejalan yang lurus dan jika dengan cara demikian tidak juga mengindahkannya bahkan menjadi-jadi maka seorang istri berhak menggugat cerai tanpa dosa, sebelum bercerai resmi boleh meninggalkannya dan juga tidak berdosa. 

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al Araf ayat 199)


_____________
Narasumber : Mursyid Akmaliah
Dirangkum oleh : Himmah Hizboel