TANYA JAWAB GROUP PAS MUNASSIQ LUAR JABODETABEK - Jumat, 13 Juli 2018/29 Syawal 1439H


Jumat , 13 Juli 2018


TANYA JAWAB GROUP PAS MUNASSIQ LUAR JABODETABEK
Jumat, 13 Juli 2018/29 Syawal 1439H


SALIKAH
Mohon penjelasan Bapak mengenai:
1. jika surga bertingkat2 apakah nanti kita di sana bs saling mengunjungi seperti di dunia seperti saat kita rindu dengan bapak....? 
2. Untuk zikir, saya kesulitan dengan zikir hari kamis & jumat bapak. Karena pekerjaan, sy tidak bs selalu pegang tasbi, bagai mana caranya menghitung dan mengetahui zikir kita sampai 4000 kalau sepanjang hari kita berzikir bapak..? Mohon bimbingannya bapak 

MURSYID
1. Bisa dan sangat mudah untuk saling berkunjung..
2. Dzikir tidak harus pegang tasbih, berzikirlah apa yang bisa kamu lakukan seperti di dalam hati dengan hitungan waktu dan perkiraan saja. Maksud ditarget minimal 4000x itu agar serius melakukan zikirnya, tidak main-main. Membaca HAWALAH atau SHALAWAT di mana saja dan sedapatnya kamu berzikir.

_____________

SALIKIN
Bapak, Almarhum Bapak saya dulu sudah dafar haji dan menungu keberangkatan beberapa bulan lagi. Tetapi keburu meninggal dunia. Lalu karena adik lelaki saya tidak bisa membadalkan akhirnya dibadal oleh yayasan penerbangan. Karena paman saya menyangsikan khawatir badal itu melanggar syariat. Apakah benar begitu bapak? Dan Apakah sah badal almarhum Bapak saya?

MURSYID
Bila sudah jelas siap yang membadalkan hajji seseorang itu sudah dihukumkan sah, jangan ada kekhawatiran lagi, andai yang membadalkan tidak melakukan badal hajji almarhum bapakmu sekalipun, maka tetap bapakmu dihukumkan telah menunaikan ibadah hajji. Bagi mereka yang mangkir atau ingkar dengan badal hajji bagi seseorang maka tanggungjawabnya langsung dengan Allah dan dosanyapun pada Allah..

_____________

SALIKIN
Bapak mohon penjelasan :
1. Apakan bahagia dan menderita di akhirat itu juga termasuk takdir?
2. Allah yang menetapkan segala sesuatu, dengan mengambalikan semua pada'NYA dengan berdoa,apakah doa itu bisa merubah takdir bapak?

MURSYID
1. Secara umum tentunya disebut TAKDIR, tapi sebagaimana Bapak telah jelaskan di KPH ahad yang lalu bahwa pengertian takdir dikalangan para Ulama dibagi dua yaitu MUBRAM dan MUALLAQ. Berbeda bagi ahli tauhid dan hakikat bahwa takdir itu mengalir mulai dari TAKDIR ULA, WUSTHO hingga UKHRO. Uraiannya nanti di Pengajian..
2. Doa siapa dan bagi siapa dahulu yang bisa dan tidak bisa merubah takdir.. Kalau doanya orang awam yang bersifat menuntut tentunya tidak bisa, tapi kalau doanya bagi yang punya doa itu sebagai aliran kenyataan takdir.

_____________

Narasumber : Mursyid Akmaliah
Dirangkum oleh : Himmah Hizboel