TANYA JAWAB GROUP PAS MASA - Sabtu, 14 Juli 2018/01 Dzul Qa’dah 1439H


Sabtu , 14 Juli 2018


TANYA JAWAB GROUP PAS MASA
Hari         : Sabtu,
Tanggal  :
14 Juli  2018/01 Dzul Qa’dah 1439H

____________

SALIKIN
Bapak mohon penjelasan mengenai:
1. Bagaimana hukum seorang muslim yg sedang puasa ramadhan membuatkan minum dan memberi makan pada muslim yang tidak berpuasa yg sedang bekerja  dirumahnya?
2. Jika mau shalat berjamaah dg istri tetapi suami melihat istri sempat ada perasaan beda ( bergairah ) apakah wudlunya batal ?
 
MURSYID
1. Kalau yang tidak berpuasa itu karena halangan syari'at seperti sakit, bekerja berat, musafir, wanita yang sedang haid dan lain sebagainya itu tak mengapa, tapi jika orang yang tidak berpuasa itu karena malas atau sengaja tidak berpuasa maka yang membuatkan itu dihukumkan sama dengan tidak berpuasa.
2. ALHUKMU FI DHAHRI, hukum itu ditetapkan secara real lahiriah, bukan dengan sangka dan perasaan. Jika melihat seseorang bergairah karena sesuatu itu tidak berarti membatalkan wudhunya.
_____________
 
SALIKIN
Mohon penjelasan Bapak mengenai :
1. Istri solehah itu menyenangkan hati suami dan meringankan beban suami, tetai bgaimana dengan suami yang hidupnya hanya membebani istrinya dan tidak peduli terhadap keluarganya? mohon penjelasannya..
2. Apakah setiap Mursyid(bapak ruhaniah)itu bisa merengkuh anak anak ruhaniahnya seperti Bapak yg begitu peduli pada kehidupan para salikin /salikah sedangkan Kalau Mursyid di pesantren lain jangankan dekat seperti Bapak, cium tangan saja tidak boleh padahal mengajarkan tauhid dan kadang dalam bisnis bersaing dengan muridnya tidak mau mengalah gurunya mohon penjelasannya.
 
MURSYID
1. Kalau laki-laki itu ada kemampuan kemudian tidak ada usaha dan ikhtiar karena malas dan banyak lagi alasannya, itulah sebagai tanda laki-laki yang tidak bertanggungjawab dan semua dosa istrinya akan dibebankan pada suaminya, bila suaminya ahli ibadah tapi semua kebutuhan hidup keluarga yang menanggung istrinya maka semua pahal ibadahnya diberikan pada istrinya.
2. Yang disebut Mursyid itu apa yang kamu rasakan dan ketahui tentang Mursyid dan sekaligus sebagai orang tua ruhaniah, bahkan tanggungjawabnya dan cinta kasihnya sampai berani mengorbankan dirinya seperti "BILA ADA SALIKIN/SALIKAH atau ANAK RUHANIAHNYA YANG BERDOSA DAN TIDAK SEMPAT MINTA AMPUN atau DOSANYA TIDAK DIAMPUNI SEHINGGA HARUS MASUK KE DALAM NERAKA, MAKA MURSYIDNYA YANG SIAP MENGGANTIKAN DENGAN SYAFAATNYA, BAHKAN IA TIDAK AKAN MASUK KE DALAM SURGA SEBELUM MELIHAT ANAK-ANAK RUHANIAHNYA SUDAH KUMPUL DI DALAM SURGA." Itulah Orang tua Ruhaniah yang sesungguhnya seperti Nabi Besar kita Muhammad SAW menjelaskan dirinya sebagai Bapak Ruhaniah dan siapapun yang ada di dalam hatinya IMAN walau sebesar biji sawi sekalipun ia akan mendapat pertolongannya (syafaat) dan diangkat dari penderitaan di Neraka.
 
_____________
 
Narasumber : Mursyid Akmaliah
Dirangkum oleh : Himmah Hizboel