TANYA JAWAB GROUP PAS SALSHA - Selasa, 24 Juli 2018/11 Dzul Qa’dah 1439H


Selasa , 24 Juli 2018


TANYA JAWAB GROUP PAS SALSHA
Selasa, 24 Juli 2018/11 Dzul Qa’dah 1439H

 

SALIKAH
Bapak, bagaimana caranya menyampaikan hal hal yang bersifat agama pada orang yang kita belum terlalu kenal?
 
MURSYID
Ceritakan terlebih dahulu tentang perjalananmu dalam menuntut ilmu, kemudian cerita tentang isi pengajian Malam Minggu dan Malam Sabtu dengan dibarengi perwujudan AKHLAQUL KARIMAH dalam dirimu, sehingga mereka paham dan mengerti..

_____________

SALIKAH
Bapak, Apakah setiap sikap orang lain terhadap diri kita adalah pantulan apa yang ada pada diri kita?

MURSYID
Pada dasarnya memang seperti itu, tapi tidak bisa juga dimayoritaskan karena terkadang ada penghalang yang menyebabkan cahaya sifat itu tidak bisa balik memantulkan sifat-sifat yang sesuai dengan yang ada pada dirimu..

_____________

SALIKAH
Bapak, apakah orang tua sebelum meninggal waktu masih sehat mengatakan kalau bapak ibu sudah tidak ada lagi, tolong tanah rumah dijual di bagi rata kepada anak2.
Kalau pesan orang tua itu apakah harus dipatuhi Bapak, krn kadang orng tua  kalau pesan sama anak2nya semua anak anak tidak dikumpulin semua karena kami tinggl diluar kota. Kalau ada anaknya yang pulang kampung pasti di kasih tahu dan tidak ada pesan tulisan hitam atas putih.  Ada saudara saya yang mengatakan kalau pesan atau omongan saja katanya kurang kuat.
Mohon bimbingannya Bapak.

MURSYID
Itu namanya bentuk wasiat yang harus dilaksanakan, terlepas dari tertulis atau tidak, kalau memang lebih dari dua anak yang mendapatkan wasiat tersebut maka seharusnya dilaksanakan, karena maksud orang tua untuk meringankan beban hidup anak-anaknya. Tapi kalau ternyata semua anak sepakat untuk tidak dijual karena anak-anaknya mampu dan kemudian diserahkan dalam pemeliharaan rumahnya pada anak yang belum mampu untuk mengurusinya, itu juga tidak mengapa selama anak-anak lainnya bersepakat..

_____________

SALIKAH
Mohon penjelasan Bapak memgenai :
1. Bagaimana hukumnya bersentuhan dengan saudari tiri yg beda ayah ibu?
2. Apakah boleh dinikahi ?
3. Mengapa dalam sholat magrib, isya, dan subuh selalu dikeraskan dalam membaca surah al fatihah nya dan surat pendek nya, Sedang kan  shalat dzuhur dan asyar tidak?

MURSYID
1. Saudara bawaan dari Ayah/Ibu sambung itu hukumnya sama dengan orang lain, yaitu itu bukan muhrim karena HALAL untuk menikah.
2. Boleh.
3. Dalam tarikh (sejarah) dijelaskan bahwa pada saat periode Mekah banyak kafir quraisy yang protes saat Nabi dan para shahabat melaksanakan shalat disiang hari, mereka merasa terganggu dengan bacaan-bacaan sampai mengancam dan mengintimidasinya, akhirnya dipelankan bacaannya, sedangkan di malam harinya tidak. Berbeda dengan shalat jum'at yang perintahnya saat di Madinah sehingga tetap bacaannya dikeraskan, sama seperti shalat Idul Fitri dan Idul Adha..

_____________

SALIKAH
Bapak, orang tua saya melihat kehidupan kami djakarta kurang berhasil karena pas-pasan lalu orangtua meminta kami pindah kekampung saja mulai lagi dari awal. Maksudnya baik agar kehidupan ekonomi kami insyaallah lebih baik tapi suami sepertinya tidak setuju,karena dulunya kami tidak disetujui menikah takutnya apa2 jd masalah nantinya dan saya kadang binggung selalu menengahi orang tua dan suami. Bagaimanakah sebaiknya? Mohon bimbingan bapak.

MURSYID
Tetap ikuti suamimu itu lebih baik bagimu..

_____________

SALIKAH
Mohon penjelasan Bapak mengenai :
1. Bagaimana jika orang tua mengasihkan anaknya pada orang lain karena kehadirannya tak dharapkan karena takut tidak terurus dan masa depan nya takut suram? apakah itu dosa Bapak? mohon penjelasannya
2. Bagaimana seorang salikin/salikah bila sewaktu-waktu marah tak terkendali? padahal telah berusaha untuk menahannya. apakah batal dalam perjalanannya menuju Allah atau bisa diperbaiki di hari mendatang karena bukan keinginannya. mohon penjelasannya

MURSYID
1. Jika niatannya demi masa depan anaknya karena sadar betul dirinya sudah banyak anak yang harus diurusi sementara penghasilan pas-pasan, maka hal semacam itu tidak berdosa bahkan bagus, yang penting tidak DIADOPSI.
2. Namanya saja Slikin atau Salikah, wajar saja kalau masih belum sempurna dalam pengendalian sifat-sifat yang buruk dalam dirinya, yang penting ada semangat yang kuat untuk tetap berjuang melawan sifat-sifat buruk (madzmumah) yang ada dalam diriny. Jadi masih dimaklumi dan tidak membatalkan perjalanannya kepada Allah.

_____________

Narasumber : Mursyid Akmaliah
Dirangkum oleh : Himmah Hizboel