TANYA JAWAB GROUP PAS SALSHA - Selasa, 31 Juli 2018/18 Dzul Qa’dah 1439H


Selasa , 31 Juli 2018


TANYA JAWAB GROUP PAS SALSHA
Selasa, 31 Juli 2018/18 Dzul Qa’dah 1439H


_____________

SALIKAH
Bapak, bagaimana caranya agar Hati bersih menetap. Mohon bimbingannya

MURSYID
Hanya orang-orang yang disucikan Allah yang hatinya tetap bersih tidak ternoda oleh sesuatu apapun. Kalian sebagai salikah/salikin yang sedang berjalan menuju kepada Allah itu selalu berjuang dengan mengibarkan kalimat tauhid di dalam hati kalian dan itulah cara untuk membersihkan hati secara terus menerus dalam hidupmu hingga Allah mengangkat derajat kalian pada posisi yang di ridhoi Allah.
_____________

SALIKAH
Bapak apabila ingin melakukan sholat tahiyatul masjid di masjid nabawi apakah kita juga bisa melakukanya walaupun kita berada di luar masjid (plataran masjid yg ada payungnya). Mohon bimbinganya Bapak

MURSYID
Iya boleh dan bagus, karena yang di dalam pagar pembatas walau itu pelataran sekalipun digolongkan masuk wilayah Masjid Nabawi dan saat datang disunnahkan melaksanakan shalat tahyatul masjid kemudian boleh melanjutkan shalat sunnah lainnya seperti qobliah atau shalat sunnah wudhu, bahkan boleh sunnah hajat dan kalau masih panjang waktunya boleh juga shalat tasbih.
_____________

SALIKAH
Bapak, bagaimana menghadapi anak yg kadang sering membangkang orang tua, di kasih tau tidak mengerti, dikerasin malah ngeyel dan kadang ngedumel melihat saya. Saya lembutin malah sengaja dan kata katanya kadang suka tidak sopan, harus gimana bapak? mohon doanya bapak semoga anak saya kelak menjadi anak yg shalih

MURSYID
Disamping doa yang terus menerus kepada Allah juga penyerahan dirimu bahwa anak itu amanat dari Allah yang harus ditebus melalui AQIQAH, bila sudah diaqiqahkan maka itu adalah sebagai ujian dan cobaan bagimu. Penjelasan tentang mendidik anak telah disinggung pada pengajian SENJA AHAD (SEHAD) pada 28 Juli kemaren, silahkan dengarkan kembali rekaman audionya..
_____________

SALIKAH
Bapak, Jika kita berharap doa dan ridho dari org tua apakah sama dengan mengharap sesuatu kepada selain Allah? Berharap yang Bagaimana yang tidak di kehendaki oleh Allah Yang berkaitan dengan kalam hikmah kanjeng Bapak pagi ini?

MURSYID
Untuk mengharapkan ridho pada orang tua itu justru disuruh Allah, yang berarti sama dengan mematuhi perintah Allah. Serahkan semuanya kepada Allah tanpa mengabaikan usaha dan ikhtiarmu..
_____________

SALIKAH
Bapak, ketika saya sholat mutlak di roudhoh pada rakaat pertama saya bisa rukuk dan sujud dengan sempurna tetapi pada rakaat kedua saya menyelesaikanya dengan berdiri rukuk dan sujud tidak bisa karena udah berdesak desakan yg sangat luar biasa apakah yg saya lakukan salah Bapak? Apakah susah atau tidaknya kita melaksanakan sholat di roudhoh itu adalah cerminan perbutan kita sehari2 misalnya apabila kita orang yg baik maka akan dipermudahkan sholat di roudhoh dan apabila kita orang yg tidak baik maka kita akan dipersulit sholat di roudhoh. Mohon bimbinganya Bapak

MURSYID
Apa yang kamu lakukan dalam kondisi terpaksa itu diperbolehkan seperti shalat sunah di raudhoh itu kamu lakukan seperti yang kamu jelaskan adalah sah dan tidak mengapa. Tidak harus dikaitkan dengan kehidupan sebelumnya, jangan disugestikan dalam melakukan ibadah hajji dan umroh, tapi kalau setiap persoalan dijadikan introspeksi diri itu lebih baik bagimu agar kehidupan mendatang menjadi lebih baik..
_____________

SALIKIN
Mohon penjelasan Bapak mengenai :
1. Jika anak yang belum di aqiqah itu adalah masih tergadai, bagaimana jika tidak ada biaya sama sekali untuk aqiqah sedangkan untuk kebutuhan pokok sehari2 saja pas2an bahkan bisa dibilang kurang.
2. Apa ada amalan atau ibadah pengganti nya agar anak tersebut tidak tergadai walaupun tidak di aqiqah kan?

MURSYID
1. Dalam hukum syariat itu selalu ada pengecualian dan pemakluman, terlebih lagi AQIQAH itu hukumnya SUNNAH MUAKADA bukan WAJIB. Jadi, tak mengapa dan tidak masuk golongan tergadai kalau memang tidak mampu melakukannya seperti orang yang tidak mampu ibadah hajji itu juga tidak dosa karena kewajiban hajji hanya untuk orang yang mampu dan aqiqah juga untuk orang yang punya keleluasaan rezeki saat anaknya baru lahir.
2. Dengan selamatan bersama membaca doa yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang kampung disebut SALAPAN atau PUPUTAN, itu juga sudah mencukupinya bagi yang tidak mampu, atau sekedar memberi nama yang artinya mengandung doa dan sebagai harapan orang tua yang dituangkan dalam bentuk nama, itu juga cukup. Saat sudah besar dan punya pemahaman serta dapat mengamalkan atau melaksanakan puasa aqiqah itu lebih baik.
_____________

SALIKAH
Bapak, saat setelah mandi di waktu subuh namun belum sempat ambil air wudhu untuk shalat subuh, tiba tiba saya menggigil sampai tidak bisa berjalan sampai lewat pukul 6 pagi. Apakah masih boleh mengerjakan shalat subuh?

MURSYID
Boleh dan itu lebih baik bagimu untuk tetap melaksanakan shalat shubuhmu.
_____________

SALIKAH
Bapak, saya pernah membaca dimedaos, bahwa ada 4 nabi yg sampe sekarang masih hidup, benarkah info tersebut?

MURSYID
Walau pertanyaanmu kurang jelas karena mungkin salah ketik, tapi bapak nyatakan pernyataan itu tidak benar. Jangan mengikuti arus khabar yang di medsos karena lebih banyak tidak akuratnya walau tidak sedikit yang benar sekalipun, tetap kalian yang punya Mursyid harus di tabayunkan atau ditashihkan..
_____________

SALIKAH
Bapak, Mengenai anak sambung/tiri yg sejak bayi diurus Bapak sambung karena dulu pengetahuan tentang ilmu agamanya masih kurang jadi dalam kartu keluarga dimasukkan nama bapak sambungnya karena sudah kepalang dan anak sambung nya juga sudah punya anak. Sedangkan jika mengubah kartu keluarga susah lagi tetapi kalau dalam hati kecil tetep saja Bapak biologisnya..mohon penjelasannya Bapak

MURSYID
Itu semua tidak mengapa dengan CATATAN si anak tersebut mengetahui persis bapak kandungnya dan bila bapak kandungannya masih hidup, bersegeralah minta maaf dan ridhonya, tanpa mengabaikan kepatuhan dan penghormatan pada bapak sambungnya, karena kedua Bapak itu sama-sama berjasa terhadap anak tersebut..
_____________

SALIKAH
Bapak, saat saya sedang sholat tetapi tiba tiba ada syaraf kejepit dan saya merasakan nikmatnya luar bisa. Sehingga zikirpun jadi tidak konsentrasi tetapi saya tetap berzikir. Apakah saya terus melanjutkan walau nikmatnya luar biasa Bapak?

MURSYID
Boleh berhenti dan mencari posisi agar nyaman yang mengurangi rasa sakit kamu.. Kamu boleh melanjutkan zikirmu dalam hati dan bila masih tetap sakit kamu boleh selanjutnya zikirmu sesuai kemampuanmu, artinya tidak harus sambil duduk seperti orang yang sehat, boleh sambil berbaring atau apa saja..

_____________

Narasumber : Mursyid Akmaliah
Dirangkum oleh : Himmah Hizboel