KULTUM PENDAR HIKMAH

KESENJANGAN DALAM RUMAH TANGGA

Oleh : CM. Hizboel Wathony
Ahad, 05 Agustus 2018 / 23 Dzul Qa'dah 1439 Hijriyah

“Kesenjangan dalam rumah tangga dapat memicu perselisihan mulai dari yang terkecil hingga besar dan dapat mengakibatkan fatal. Kesenjangan itu antara lain; Kesenjangan Spiritual, Kesenjangan Sosial (jiwa) dan Kesenjangan Intelektual”.


Anak-anakku semuanya,

Mari kita kembali untuk intropeksi ke dalam diri kita masing-masing terutama bagi kita yang sudah berumah tangga karena dalam rumah tangga itu banyak sekali ujian dan cobaan. Persoalannya ialah dua kehendak yang disatukan dalam satu biduk rumah tangga. Coba kita renungkan baik-baik dalam kehidupan kita sehari-hari dimana ada dua pikiran yang sama sama punya kemauan. Jika tidak piawai menyatukannya akan menjadi persoalan tersendiri, oleh karenanya hati-hatilah di dalam menjalaninya dengan demikian bahtera itu akan selamat sampai tujuan.

Anak-anakku semuanya,

Bapak ingat, pernah ada yang datang bertanya kepada Bapak yakni bagaimana kami yang dalam rumah tangga sering terjadi perselilsihan pendapat hingga akhirnya menjadi sebuah pertengkaran hingga sampai pada puncak pertengkaran, apa solusinya? Cobalah kalian renungkan baik baik, kamu ahrus sadar sebagai laki-laki dan istrimu harus sadar sebagai seorang wanita yang sudah bersuami. Seorang wanita yang sudah bersuami dinyatakan sebagai tiang ruang tangga. Hadis Rasulullah SAW :

“Wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya”

Wanita itu diumpamakan tiang dalam rumah tangga, apabila baik tiang itu maka baik pula rumah tangganya dan apabila tiang itu buruk maka buruklah rumah tangganya. Itulah kodrat wanita sebagai kekokohan dalam bentuk rumah tangga. Berbeda dengan laki-laki yang menjadi imam yang dijelaskan dalam QS. An-nisaa ayat 34 :

‎الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Dalam hal ini yanng dimaksud ialah dimana seorang laki-laki itu menjadi imam yang menanggung jawabi dalam hal rumah tangga. Dalam rumah tangga akan menjadi persoalan jika tidak bertemu ujung pangkal dari persoalan itu. Di dalam  tangga akan menjadi persoalan yang serius apabila keduanya tidak mau mengalah, keduanya lebih mementingkan pikiran dan gaya hidupnya masing-masing. Oleh karennya disini penting sekali untuk menyatukannya disamping yang paling krusial ialah kesenjangan. Dalam rumah tangga apabila dua orang tersebut ada kesenjangan baik spiritual maupun sosial, intelektrual itu sebuah malpetaka. Oleh karenanya butuh keseimbangan antara satu dengan lainnya. Keseimbangan disini maksudnya ialah apabila seorang laki-laki memahami ilmu agama dengan baik dan benar maka jangan lupa istrinya disuruh memahami dengan baik dan benar sehingga ada keseimbangan dalam memahami ilmu agama karena ilmu agama itu akan menjadi paradigma hidup seseorang. Di dalam rumah tangga contohnya seorang laki-laki paradigma hidupnya mengacu utuh dari nilai-nilai agama dan itu yang baik dan benar. Contoh seorang laki-laki mengembalikan semua kepada Allah SWT dimana ada persoalan mengenai rizki kemudian dia memberitahukan bahwa semua kita kembalikan kepada Allah SWT karena rizki itu datang dari Allah SWT walau kita tidak mengabaikan usaha dan ikhtiar namun tetap saja Allah SWT yang memberikan rizki sementara istri ngotot kita harus usaha dan ikhtiar dan semua karena kita, akhirnya yang terjadi adalah pertengkaran. Inilah yang berbahaya dan ini hanya satu contoh sisi dari berbagai banyak contoh. Sikap yang paling baik ialah sikap hidup yang didasari nilai-nilai agama yakni kita berjalan diatas titian al quran dan al hadis. Jika berjalan diatas logika, pikiran, ilmu belaka itu yang menjadi persoalan. Begitu juga kesenjangan sosial, psikologis, kepiawaian, kepandaia,n romantisme di dalam hubungan yang dijalani melalui dasar-dasar kemanusiaan tenggang rasa dan sebagainya yaitu dibangun dari jiwa psikologis seseorang. Maka orang-orang yang piawai, pandai, cerdas dalam psikologisnya itu akan mudah meneirma dan diterima apabila ada di komunitas manapun. Begitu juga dalam rumah tangga akan mudah diterima oleh suami istri karena pandai beradaptasi karena kecerdasan psikologis, jiwa, luwes dan masih banyak lagi. Kalau ini juga tidak dimiliki atau satu yang lainnya berbeda pasti akan ada persoalan-perosalan. Minimal dekatkan keseimbangan baik keseimbangan jiwa, sosial, agama karena sangat penting sekali.

Wahai anak-anakku semuanya,

Ada lagi kesenjangan yang menyebabkan persoalan yaitu intelektual. Mungkin pendidikan bisa didekatkan dengan pendidikan formal namun apabila sudah dewasa bisa dengan cara kreatifitas suami atau istri dalam mendapatkan ilmu seperti mencari dari medsos atau internet. Pemdekatan intelektual nsangat pemting karena keterkaiatan dengan kehidupan sehari hari. Jika kesenjangan bisa diseimbangkan dan didekatkan Insya Allah selamat dunia akhirat perjalanan rumah tangganya.

Last Post

Muhasabah Dan Memaafkan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 14 Oktober 2018

Click Me

Implementasi Syukur
Mursyid Akmaliah - Ahad, 07 Oktober 2018

Click Me

Menyayangi Anak Yatim
Mursyid Akmaliah - Ahad, 30 September 2018

Click Me

Malu Hanya Pada Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 23 September 2018

Click Me

Kalender Hijriyah Yang Terlupakan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 16 September 2018

Click Me

Mengabdi Hanya Pada Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 09 September 2018

Click Me

Doa Di Antara Dua Sujud
Mursyid Akmaliah - Ahad, 02 September 2018

Click Me

Hakekat Qurban
Mursyid Akmaliah - Ahad, 26 Agustus 2018

Click Me

Bersegera Memenuhi Panggilan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 19 Agustus 2018

Click Me

Fitnah Kehidupan Dunia
Mursyid Akmaliah - Ahad, 12 Agustus 2018

Click Me

Birrul Walidain
Mursyid Akmaliah - Ahad, 29 Juli 2018

Click Me

Sabar Menjadi Perisai Hidup
Mursyid Akmaliah - Ahad, 22 Juli 2018

Click Me

Tawakal Hanya Pada Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 15 Juli 2018

Click Me

Takdir Mubram Dan Muallaq
Mursyid Akmaliah - Ahad, 08 Juli 2018

Click Me

Enam Hari Puasa Di Bulan Syawal
Mursyid Akmaliah - Ahad, 01 Juli 2018

Click Me

Riya’
Mursyid Akmaliah - Ahad, 24 Juni 2018

Click Me

Hubbu Dunya
Mursyid Akmaliah - Ahad, 17 Juni 2018

Click Me

Kembali Pada Fitrah Diri
Mursyid Akmaliah - Jumat, 15 Juni 2018

Click Me

Menghitung Ibadah Puasa Kita
Mursyid Akmaliah - Kamis, 14 Juni 2018

Click Me

Berdoa Sesuai Kehendaknya
Mursyid Akmaliah - Rabu, 13 Juni 2018

Click Me

Menjaring Lailatul Qodar
Mursyid Akmaliah - Selasa, 12 Juni 2018

Click Me

Hakikat Hijab
Mursyid Akmaliah - Senin, 11 Juni 2018

Click Me

Hakikat Iman, Islam Dan Ihsan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 10 Juni 2018

Click Me

Nur Allah Meliputi Kehidupan
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 09 Juni 2018

Click Me

Menghitung Waktu
Mursyid Akmaliah - Jumat, 08 Juni 2018

Click Me

‘itikaf Menjernihkan Jiwa
Mursyid Akmaliah - Kamis, 07 Juni 2018

Click Me

Tawadhu’ Dalam Beribadah
Mursyid Akmaliah - Rabu, 06 Juni 2018

Click Me

Ruh Ibadah Ialah Ikhlas
Mursyid Akmaliah - Selasa, 05 Juni 2018

Click Me

Banyak Amal Berlimpah Anugerah
Mursyid Akmaliah - Senin, 04 Juni 2018

Click Me

Sambut Panggilan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 03 Juni 2018

Click Me

Doa Dikabulkan
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 02 Juni 2018

Click Me

Mengistirahatkan Jiwa
Mursyid Akmaliah - Jumat, 01 Juni 2018

Click Me

Menyibak Tirai Takdir
Mursyid Akmaliah - Kamis, 31 Mei 2018

Click Me

Kehendak
Mursyid Akmaliah - Rabu, 30 Mei 2018

Click Me

Hamba Hawalah
Mursyid Akmaliah - Selasa, 29 Mei 2018

Click Me

Syarat Taubat
Mursyid Akmaliah - Senin, 28 Mei 2018

Click Me

Luas Ampunan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 27 Mei 2018

Click Me

Sikap Hati Dalam Berpuasa
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 26 Mei 2018

Click Me

Merasa Bisa Dan Mampu
Mursyid Akmaliah - Jumat, 25 Mei 2018

Click Me

Qona’ah Atau Nerimo
Mursyid Akmaliah - Kamis, 24 Mei 2018

Click Me

Puasa Menghancurkan Ego
Mursyid Akmaliah - Rabu, 23 Mei 2018

Click Me

Hajbun, Tirai Atau Penghalang
Mursyid Akmaliah - Selasa, 22 Mei 2018

Click Me

Sum’ah
Mursyid Akmaliah - Senin, 21 Mei 2018

Click Me

Malal, Penjemu Dan Pembosan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 20 Mei 2018

Click Me

Futur, Lemah Dalam Mendirikan Ibadah
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 19 Mei 2018

Click Me

Kasal, Segan Atau Pemalas
Mursyid Akmaliah - Jumat, 18 Mei 2018

Click Me

Niat Karena Bersyukur
Mursyid Akmaliah - Kamis, 17 Mei 2018

Click Me

Namimah Alias Fitnah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 13 Mei 2018

Click Me

Ghibah, Membicarakan Aib Saudaranya
Mursyid Akmaliah - Ahad, 06 Mei 2018

Click Me

Ghadab Alias Marah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 29 April 2018

Click Me

Takabur Alias Sombong
Mursyid Akmaliah - Ahad, 22 April 2018

Click Me

Ujub Alias Narsis
Mursyid Akmaliah - Ahad, 15 April 2018

Click Me

Hakikat Isra' Mi'raj
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 14 April 2018

Click Me

Hasud Alias Dengki
Mursyid Akmaliah - Ahad, 08 April 2018

Click Me

Zhon, Sumber Penyakit Hati
Mursyid Akmaliah - Ahad, 01 April 2018

Click Me

Nafsu Dalam Diri Manusia
Mursyid Akmaliah - Ahad, 25 Maret 2018

Click Me

Syirik, Menyekutukan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 18 Maret 2018

Click Me

Sabar
Mursyid Akmaliah - Ahad, 11 Maret 2018

Click Me

Anugerah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 04 Maret 2018

Click Me

Narasi Cinta
Mursyid Akmaliah - Ahad, 25 Februari 2018

Click Me